Vitalac

Vitalac

Vitalac

Summary Live Chat

  • Tahapan Belajar #5StarKid Sesuai Umur
    Nov 20, 2014
    +
    Q

    selamat sore mama ariani,saya punya seorang anak usia 2,6tahun,apakah boleh mengajar kan anak berusia seperti anak saya untuk menulis, membaca,mengerti bahasa asing.padahal kan usianya baru 2,6 tahun tapi ‪#‎5StarKid‬ senang sekali melakukan hal itu. yang saya tanya apakah nanti pas dia ingin sekolah apa dia tidak jenuh karena dari usia dini sudah melakukan hal itu ma? saya hanya takut nanti daya tanggap anak saya jadi lemah setelah dia sekolah karena kejenuhan ya itu ma, terimakasih sebelum ya ma :)

    A

    Mama yang baik, bagus sekali pertanyaannya. Menulis adalah suatu proses. Dimulai sejak usia 2-3 tahun. Tapi bukan berarti bahwa usia 2 tahun anak sudah diajari menulis seperti anak SD... Yang kita ajarkan adalah pre-writing skills alias kemampuan yang dapat mempersiapkannya menulis dengan baik di kemudian hari: mulai dari memegang pensil, mencoret2, membuat lingkaran, kotak, segitiga, menghubungkan titik-titik. Di dalamnya termasuk juga kemampuan otot tubuh yang besar dan otot kecil untuk gerakan halus.. Supaya postur tubuh baik dan tidak cepat capek saat menulis di kemudian hari.

    Q

    bagaimana bentuk pendidikan yang tepat untuk umur 4 tahun-5tahun?

    A

    Bentuk pendidikan tentu berbeda sesuai tahapan usia. Pada usia 4-5 tahun anak perlu semakin ditekankan dari segi kemandirian dan disiplin, dan tidak boleh terlalu cepat dibantu agar memberi kesempatan untuk melakukan sendiri. Berikan pujian yang cukup dan saat belum berhasil melakukan sesuatu dorong ia untuk mencoba lagi, bukannya segera diambil alih.

    Q

    Sore dok, anak saya perempuan usia 6 th. Saat ini dia sudah mulai bisa membaca cuma masalahnya dia sulit membedakan huruf "d" dengan huruf "b", "w" dengan "m" apa hal ini memang sulit untuk seusianya atau ada masalah serius dengan anak saya? Mohon penjelasannya terimakasih ‪#‎VitalacChat‬

    A

    Selamat sore... Kesulitan membedakan b dan d itu biasa pada anak yg belajar menulis. Memang kebingungan ini biasanya hanya sampai usia 4-5 tahun, tapi dugaan saya sebenarnya ia hanya kurang intensif distimulasi. Buatkan latihan menulis b dan d, dan hubungkan dengan hal-hal menarik yg disukainya. Beri pujian atau stiker bintang setiap kali ia benar dalam menyebut/menulis b atau d, pasti dalam waktu kurang dari sebulan sdh pandai. Kabari ya

    Q

    Sore dok,saya mau tanya. 1.apa yg dimaksud &manfaat dari tahapan belajar sesuai umur. 2.bagaimana cara belajar yg baik untuk anak umur 4 thn. 3.cara mengajari anak belajar yg baik,seperti membaca &menulis. 4.cara membujuk anak agar mau belajar. 5.jika anak malas belajar apa yg harus kita lakukan? 6.bagaimana cara agar anak hafal huruf &angka. 7.apa akibatnya jika kita memaksa anak belajar? ‪#‎VitalaChat‬ terimakasih

    A

    Mama, belajar dengan dipaksa tentu tidak akan memberikan hasil sebaik bila belajar dengan hati yang gembira... Apalagi untuk seorang anak berusia 4 tahun yang sebenarnya selalu ingin tahu. Ajak beraktivitas yang disukainya dan selipkan kesempatan mengajari pada saat sedang bermain, pastinya ia akan lebih semangat lagi untuk belajar hal-hal baru. Tidak perlu dibujuk-bujuk lagi :)

    Q

    Sore dok.. Anak saya umur 2tahun 2bulan. Diusia nya sekarang saya sudah mengajari berhitung,membaca,menulis,dll.. Yang mau saya tanyakan tahapan belajar seperti apa yang baik dan tepat untuk anak seusianya.. Dan bagaimana cara mengatasi si kecil agar tidak cepat bosan untuk belajar. Terimakasih dok ‪#‎VitalacChat‬

    A

    Belajar yang paling tepat apalagi untuk anak yang masih kecil adalah yang sesuai dengan irama dan minat anak. Mulai dengan bermain sebagai pemicunya... Kemudian ajarkan hal-hal sederhana sambil bermain agar tidak cepat bosan.

    Q

    Selamat sore ma anak saya 3tahun kalau saya ajarkan baca tulis apakah terlalu dini? kalau hafalan dia sudah mampu ‪#‎VitalacChat‬

    A

    Belajar angka dan huruf tidak masalah... Tapi ia belum harus bisa membaca pada usia 3 tahun. Kembangkan rasa ingin tahunya dengan tebak-tebakan... Tentunya kata-kata yang menarik hatinya.. misalnya nama tokoh kesayangannya. Boleh diajarkan menulis namanya dimulai dari mengenal huruf pertama namanya dahulu.

    Q

    Selamat sore dr. Ariani, Saya heny mama dari 1 anak yang sangat luar biasa namanya izzan usianya 3 tahun... Anak saya sangat luar biasa rasa ingin tahunya... Dalam setiap kesempatan bersama izzan saya selalu menyelipkan pembelajaran untuk izzan, misalnya ketika izzan hendak membuat susu nya, saya selalu mengajaknya untuk sambil menghitung dalam bahasa inggris setiap sendok susu yg ia masukkan kedalam botolnya.. dan ketika ia memilih baju saya mengenalkan warna pakaian yang ia akan gunakan... akhir-akhir ini saya menempelkan lambang-lambang dari angka 1 sampai 9 tetapi kelihatannya izzan tidak begitu tertarik padahal ia sangat senang menghitung... pertanyaan saya adalah apakah karena terlalu sering saya mengajaknya menghitung membuatnya bosan ya dok? atau memang diusia 3 tahun tahap pembelajarannya belum tertarik dengan lambang angka.

    A

    Rasanya sudah baik sekali apa yang Mama lakukan, saya yakin dengan begitu bukan hanya Izzan menjadi pintar namun juga terbentuk hubungan batin yang kuat antara Mama dan Izzan.. Dan ini merupakan dasar yang sangat penting dalam proses pembelajaran Izzan selanjutnya. Tidak perlu khawatir Izzan bosan, boleh terus diajari asalkan sambil bermain2 dan bukan dengan ambisi/pressure tertentu.

    Q

    Salam, selamt sore bu dokter, disini saya mau bertanya sama mama, apakah anak bayi yang sering jatuh dari springbed & pernah demam kejang akan mmpengaruhi Tahapan Belajarnya di kemudian hari

    A

    Ini pertanyaan yang sering saya temui sehari-hari. Pada umumnya kejang demam yang terjadi singkat-singkat dan jarang tidak terbukti mengganggu proses belajar secara bermakna di kemudian hari. Namun kejang demam yang sangat sering, apalagi yang lama dan anak sampai tampak biru, bisa berpengaruh karena otak sempat tidak mendapat oksigen dalam waktu lama. Berikan stimulasi ekstra agar perkembangan tetap baik. Jatuh dari tempat tidur tidak terlalu bermakna bila sampai 3 hari setelah jatuh anak tetap aktif, tidak ada pingsan, kejang, atau muntah-mintah hebat.

    Q

    Bagaimana cara mngajari anak supaya tidak jenuh dalam belajar dan membiasakanya untuk displin?

    A

    Caranya adalah dengan menemaninya dan menghidupkan keingintahuannya... Misalnya kita bisa bilang, hayoo apa binatang yang besar, berkaki empat, dan punya belalai? Lalu buat acara menggambar gajah bersama-sama.

    Q

    Selamat sore dr. Ariani Dewi Widodo, Sp.A Anak saya laki2 dan usianya 20 bulan.Saat ini sudah bisa menghafal beberapa lagu,berhitung baru bisa sampai 10.Untuk bicara dia sudah begitu jelas. Yang mau saya tanyakan : " Metode atau cara yang seperti apa agar merangsang motorik anak saya dan pembelajaran yang bagaimana untuk tahap usia 20 bulan seperti anak saya ini agar anak saya dapat lebih faham dn bisa dalam suatu hal yg dipelajarinya." Demikian dan terimakasih dr. Ariani Dewi Widodo, Sp.A ‪#‎VitalacChat‬

    A

    Saya rasa putra mama cukup baik dalam perkembangannya... Tinggal diasah lagi misalnya dengan latihan naik tangga perlahan-lahan, belajar melompat dua kaki, mengenal bentuk-bentuk dasar misalnya lingkaran dan kotak... dan berlomba bersama mama untuk mencari bentuk yang serupa di lingkungan sekitar.

    Q

    saya mau tanya bagaimana cara merespon yang tepat ketika anak bertanya tentang sesuatu hal yang belum pantas dia ketahui? lalu apakah ini trmasuk dalam tahapan/proses pembelajaran yang pasti akan dialami atau hanya pengaruh lingkungan sekitar saja? Terimakasih

    A

    Kita sebagai orangtua memang kadang keder juga ya saat ditanyai sesuatu yang sensitif oleh anak, misalnya mengenai seks. Namun jaman sudah berubah, saat ini anak2 kita sudah banyak terekspos pada berbagai informasi baik melalui TV maupun internet. Kita harus mempersiapkan diri dengan baik, jawablah dengan jujur, tidak perlu terlalu gamblang/terlalu detail, boleh diperhalus tapi tidak boleh berbohong.

    Q

    Selamat sore Dokter. Saya seorang ibu yang mempunyai seorang putri yang berusia 2 tahun 6 bulan, sikecil sangat aktif dan rasa keingin tahuannya akan seseuatu yang baru sangat besar. Apalagi rumah kami dekat dengan sekolah taman kanak-kanak, kadang-kadang sikecil merengek untuk diantarkan kesekolah, yang saya ingin tanyakan : - Apakah tahapan belajar perkembangan anak usia 2 tahun lebih sudah bisa diajarkan tentang fase interaksi dan sosialisasi ?.. - Apakah tahapan belajar pada anak yang belum saatnya belajar membaca, menulis, dan lainnya dapat menganggu stimulasi motorik anak ?.. - Bagaimana mengatasi tahapan belajar anak yang pada umumnya memiliki konsentrasi atau kemampuan dasar rendah tetapi IQnya tinggi ?.. - Apakah ada efek positif dan negatif jika orang tua memberikan tahapan belajar anak dirumah atau homescooling ?.. - Apakah penerapan konsekuensi orang tua terhadap anak dalam mengembangkan tahapan belajar dapat berpengaruh terhadap perkembangan otak anak ?.. - Bagaimana tahapan belajar anak yang masih kecil sudah bisa menggunakan gadget dan hp ?.. Terima kasih sukses selalu

    A

    homeschooling saat ini banyak dilakukan oleh para mama dan papa. Sebetulnya homeschooling bisa dilakukan kalau kita benar2 mempersiapkan materi dengan baik seperti layaknya di sekolah. Hanya saja tantangannya pada homeschooling adalah bagaimana membuat pemisahan antara saat belajar dan saat disiplin, yang harus dirancang dengan baik. Untuk penggunaan gadget dan hp perlu dibatasi ya... jangan sampai 'mencuri' waktu yang seharusnya digunakan untuk mendapat stimulasi lebih baik.

    Q

    Selamat Sore dr.Ariani, Sp.A..Senang sekali topik kali ini sesuai dengan yang saya alami soal masalah tahap belajar anak saya Fadlan ( 2 Thn ). Yang mau saya tanyakan adalah : Apakah sesuai diusianya Fadlan sekarang ini saya sudah masukkan dia disekolah PAUD yang jadwal sekolahnya 1 minggu 2 kali, mengingat banyak yang bilang kalau sekolah diusia terlalu dini nanti saat TK/SD nya cepat bosan anakknya . Yang kedua, Sebenarnya diusia anak saya ( 2 thn ) ini lebih baik belajar dirumah sm mamanya atau mulai sekolah PAUD bersama anak-anak seusianya.. atau bagaimana yah baiknya ? Terimakasih sebelumnya mama dr.Ariani atas waktu dan jawabanya...

    A

    Usia 2 tahun masih di kelompokkan ke dalam kelompok bermain/playground, namun jika Mama mampu menyediakan pendidikan anak usia pra sekolah di rumah, cukup kompeten serta punya dedikasi, dalam pengertian cukup waktu dan energi untuk menstimulasi anak secara khusus. Sebenarnya preschool tidaklah penting. Terlebih jika lingkungan rumah memungkinkan anak bermain dengan teman sebaya dan bertemu orang dewasa selain orang tua. Namun jika kondisi yang terjadi justru sebaliknya, itu tandanya preschool menjadi hal yang penting.

    Q

    saya punya anak nih,usia 3thn 4bulan. namanya wahyu, wahyu anaknya pinter banget. kebetulan sudah saya sekolahkan,disekolahnya dia sll mengerti apa yg diajarkan oleh ibu gurunya, disuruh berhitung mau berhitung,disuruh bernyanyi mau bernyanyi. tapi,sedihnya kenapa dirumah dia selalu tidak mau mendengarkan perkataan saya ya dok, saya suruh berhitung gak mau,disuruh nyanyi ya males. yang saya tanyakan, tahapan belajar seperti apa yang cocok buat anak saya ini, takutnya saya salah dalam mengajarkan mksh ‪#‎VitalacChat‬

    A

    Halo... senang sekali melihat Wahyu yang pintar. Anak cenderung lebih manja pada orangtuanya, terutama saat berada di lingkungan rumah yang membuatnya nyaman, jadi mungkin ia mengistirahatkan mindset kompetitifnya dan lebih ingin bersantai. Tidak usah khawatir, ajak bermain dan selipkan aktivitas menyanyi, berhitung sambil bermain bersama agar tidak terasa olehnya.

    Q

    saya mau tanya nih dok, tahapan belajar seperti apa yang baik n tepat untuk anak usia 1tahun, saya punya anak usia 1tahun yg blm bisa berjalan n bicara, anaknya juga pendiam,takutnya pendiamnya sampai besar, mksh,sy tunggu ya dok jawabannya

    A

    Setiap anak memiliki kepribadian dan sifat yang unik, dan kepribadian ini masih bisa berubah. Kalau saat ini ia pendiam dan pemalu, belum tentu 2 tahun lagi masih demikian. Yang perlu dilakukan oleh mama dan papa adalah menghargai keunikannya dan mendampingi sambil memahami gaya belajar yang disukainya, agar bisa menggunakan metode yang tepat. Orangtua pasti tahu apa yang tepat kalau sering mendampingi putra putrinya, itu sudah insting orangtua.

    Q

    Selamat Siang Dokter, katanya anak balita tidak dianjurkan belajar calistung, namun saat ini di TK pun sudah diajarkan berhitung dengan cara yang beragam, karena di SD nanti pun banyak sekolah yang sudah menginginkan anak didiknya sudah bisa calistung ketika daftar, bagaimana cara yang tepat agar kita membuat anak kita enjoy dalam mengikuti pelajarannya dan dia tidak jenuh saat diajar kembali di rumah ‪#‎VitalacChat‬

    A

    Belajar berhitung boleh banget di usia TK, tapi bukan seperti pelajaran aritmatika yang kita bayangkan (5 + ... = 9 ), boleh kok mengenalkan soal cerita sederhana misalnya saat membeli kue untuk snack sore: Mama punya 3 kue niih... kalau Mama kasih kamu satu kira2 tinggal berapa ya?

    Q

    saya punya anak cowok usia 3thn nih niat saya bln depan mau saya sekolahkan dipaud, apakah sudah dibolehkan? tahapan belajar sepertia apa sih dok untuk anak se usianya. kebetulan dia susah banget untuk dibelajari menghitung,menghafal dll,maunya bermain aja mohon jawabannya mksh ‪#‎VitalacChat‬

    A

    Boleh masuk paud memang belum waktunya kok Mama untuk belajar dan menghafal... Selipkan info2 pada saat bermain... Contohnya saat bermain robot kita bisa mengajarkan warna2 bagian2 robot dan juga nama2 bagian tubuh kan :)

    Q

    Selamat sore dr.Ariani, saat ini ‪#‎5StarKids‬ saya berusia 16bln. Dia sangat aktif malah cenderung hiperaktif. Utk saat ini dia lg suka bgtz sm drum. Kaleng2 bekas cat itu sengaja dia mainkan dg stik kayu. Terkadang saya perhatikan tangannya secara bergantian memukul2 kaleng2 tsb. Apakah belajar spt itu sdh sesuai dg umrnya,mengingat umrnya bru 16bln? Lalu apkah bnr otak kanan dan kirinya sdh mulai berkmbang? mohon jawabanya.

    A

    Anak 16 bulan memang cenderung aktif, dan kita senang melihat mereka mencari kegiatan kreatif. Hal ini baik untuk mengembangkan kreativitas dan keterampilannya. Bergantian memukul kaleng adalah tanda bahwa otak kanan dan kirinya berfungsi dengan baik, teruslah distimulasi dengan kegiatan-kegiatan yang melatih koordinasi.

    Q

    ‪#‎VitalacChat‬ Dok, kapan saat yang tepat mengajari anak membaca? Dan dengan media apa yang paling mudah diterimannya?. Mengingat saat ini, seringkali lulusan TK sudah harus bisa membaca berbeda dengan dulu di SD saja masih diajarkan membaca. Untuk belajar urutan angka apa tidak apa dimulai dari usia 2 tahun3 bulan?

    A

    Mama, membaca bisa dilakukan di mana saja, tidak perlu mengadakan sesi belajar khusus terutama untuk anak yang masih kecil. Membaca bungkus snack, merk mobil yang lewat, tulisan di kaos kesayangannya, atau judul buku yang ia sukai. Semua akan membuatnya lebih tertarik dan semangat membaca.

    Q

    Selamat Sore dr. Ariani, Buah hati saya Thadeus berusia 4 tahun ( 25 September 2010 ). Thadeus sudah duduk di bangku TK A. Dia adalah anak yang otodidak. Usia 2.5 tahun sudah lancar menyebutkan angka dan huruf. Saat ini sudah lancar membaca ( tanpa mengeja ) dan menulis. Pertanyaan saya : 1. Apakah boleh saya mengajarkan penjumlahan dan pengurangan matematika 2 digit seperti 12 + 15 ( mengingat 1 digit seperti 8 + 7 sudah lancar dijawab ) 2. Apakah boleh kalau saya memasukkan dia pada kursus mandarin dan bahasa Inggris ? ( saat ini untuk bahasa Inggris dan mandarin sudah banyak kosa kata dari otodidak Gadges ) 3. Apa yang terjadi nantinya jika saat ini Thadeus sudah ikut kursus Aritmatika , penalaran arsitektur , English , Mandarin , Renang dan Musik ?Mengingat Dia sangat enjoy setiap harinya kalau disuruh kursus. Apakah baik untuk perkembangan dirinya 4. Apakah saya terlalu memaksakan kemampuan dia apabila pada tahun 2015, saya mendaftarkan dia untuk memasuki jenjang SD ? Karena saya cek di beberapa sekolah, syarat untuk masuk SD adalah baca , tulis , hitung tambah dan kurang. Secara umur memang masih kurang tetapi secara kemampuan dia sudah mampu semuanya itu. Apakah hal ini baik untuk perkembangan dirinya di kemudian hari 5. Apakah saran Ibu dr. Ariani untuk anak saya ini ? Langkah dan kursus apa yang sebaiknya saya ambil sebagai orang tua ? Terima kasih ‪#‎VitalacChat‬

    A

    Siapa orang tua yang tidak bangga memiliki anak yang pandai seperti Thadeus. Pastilah karena Mama juga rajin mengajarinya. Jangan lupa bahwa perkembangan anak tidak semata kognitif, namun perlu juga dilengkapi dengan aksesorisnya yaitu kecerdasan sosial emosional. Kalau Thadeus pandai, ia harus dapat menggunakan kepandaiannya itu dengan cara yang tepat, dalam kaitannya dengan kehidupan bermasyarakat. Hal ini adalah problem yang seringkali terjadi pada anak yang bersekolah terlalu muda usianya dibandingkan dengan teman sebayanya. Ditambah lagi ada beberapa kemampuan di mana usia sangat berpengaruh, misalnya pada pelajaran olah raga ia belum tentu bisa menyaingi temannya yang 2 tahun lebih tua. Mengenai semua aktivitas yang dijalani Thadeus, tidak ada masalah dengan semua itu meski menurut saya agak banyak. Kalau ia enjoy tidak apa2, tapi Mama perlu ekstra sensitif karena terkadang kita sebagai manusia hanya melihat apa yang ingin kita lihat/percayai. Semua orang pasti ada titik jenuh, pastikan itu tidak terjadi berbarengan semua pada satu saat untuk semua aktivitas. Untuk sekolah, beberapa anak yang memang cerdas dan berbakat dapat mengikuti pelajaran dengan baik meskipun masih muda, pastikan mencari sekolah yang tidak hanya mementingkan kognitif tapi juga sisi manusiawi lain supaya ia menjadi pemuda yang utuh di kemudian hari: cerdas otak, hati dan jiwa.

    Q

    Sore Dokter, saya ibu yang dikaruniai seorang putra yang berusia 4 bulan, sekarang sikecil sudah bisa tengkurap tapi belum bisa mengangkat kepalanya, yang saya ingin tanyakan..1. Apakah tahapan belajar anak 4 bulan yang belum bisa mengangkat kepalanya saat tengkurap merupakan hal yang wajar ?. 2. Di usia berapakah tahapan belajar anak dapat berkembang pesat sesuai dengan umurnya ?. 3. Aspek-aspek apa saja yang dapat membantu tahapan belajar anak sesuai dengan umurnya ?. 4. Bagaimana dengan tahapan belajar anak yang orang tuanya bercerai, meninggal, terkena bencana alam, dan lainnya? Apakah mempengaruhi kesehatan fisik dan psikologisnya ? . 5. Mengapa tahapan belajar anak perlu di dasari dengan asuh, asih, dan asah ?. 6. Bagaimana cara menangani tahapan belajar perkembangan psikososial anak yang berusia 0 - 1 tahun?. terima kasih.

    A

    Untuk perkembangan motoriknya yang belum bisa mengangkat kepala tampaknya perlu dinilai lebih baik terutama dari segi kekuatan otot dan koordinasi. Mama boleh membawanya ke dokter untuk diperiksa. Belajar anak selalu bertambah pesat apabila diberikan stimulasi yang cukup, bukan hanya mengenai materi pelajaran namun proses belajarnya juga penting.

    Q

    Saya mau tanya nih,tahapan belajar seperti apakah untuk anak saya ini. anak saya laki" usia 4tahun, kebetulan anak saya tidak mau sekolah nih, dia takut katanya. sedangkan dirumah dia jarang mau untuk belajar. dia anaknya keras kepala,klo saya paksa takutnya berdampak negatif bagaimana ya dok, trimakasih ‪#‎VitalacChat‬

    A

    Memang dalam mendidik kita berusaha memahami dan mendengarkan keinginan anak, tapi di sisi lain kita perlu mengarahkan anak supaya tetap berada di jalur yang benar. Kalau ia takut sekolah, cobalah ajak bicara baik2, apa yg membuat ia takut. Minta juga bantuan pada gurunya untuk mengamati interaksi dengan teman di sekolah. Bisa juga beli buku2 cerita mengenai hari pertama sekolah agar ia semakin berani.

    Q

    ‪#‎vitalacChat‬ mat sore dok. Anakku usianya 21bulan. Dia sudah bisa menghitung 1-5 dalam bahasa indonesia. Tapi kalau liat angkanya, yang dia baca dalam bahasa inggris. Karena biasa dengar dari game yang bunyinya dalam bahasa inggris. Apa bisa seperti itu dok?? Terus, untuk usia normal si kecil, pembelajaran apa yang sudah bisa di ajarkan untuk anakku?? Trimakasih dok.

    A

    Mama, wajar bila anak mengutarakan apa yang didengarnya, itu juga merupakan suatu proses belajar. Menguasai lebih dari satu bahasa adalah hal yang baik, hanya saja ada anak2 yang lebih lambat bicara karena diajari dua bahasa sekaligus. Untuk yg seperti ini harus satu per satu ya... Bahasa Indonesia dahulu lebih baik.

    Q

    sore dok, bicara tentang tahapan belajar untuk usia sikecil,klo sikecil yang masih kecil bagaimana nih dok, saya punya anak masih usia 3bulan, kata ortu seharusnya sdah bisa kuat kepalanya,tp ini msh belum bisa apa" tengkurap pun juga tidak bisa. dan saya punya anak usia 4tahun, dia sukanya jahil sm adiknya,sudah dibilangin tetap saja tidak mau mendengar. bagaimana nih untuk kakak yang gak mau dengar kata" ibunya,kalau dikerasin kan g boleh ya dok, takut anak jadi tambah nakal. trimakasih ‪#‎VitalacChat‬

    A

    Untuk anak Mama Puput yang berusia 3 bulan tampaknya perlu dilihat dan diperiksa oleh dokter ya untuk menilai kemampuan otot-ototnya. Si kakak tentu senang memiliki adik baru, tapi dalam hatinya tentu ada sedikit rasa kehilangan perhatian dari Mama yang bila tidak kita rangkul dengan baik dapat berkembang menjadi kecemburuan. Pastikan Mama tetap punya waktu khusus bersama kakak tanpa diganggu oleh adik, supaya ia tahu kalau ia tetap disayang. Saat dia jahil jangan dimarahi, mungkin ia hanya mencari perhatian lebih atau mungkin ia ingin bermain dengan adiknya tapi tidak tahu caranya.

    Q

    Dear expert, ‪#‎5StarKids‬ ku sudah bersekolah sejak usia 2 tahun,saat ini ia berusia 5 tahun 1 bulan dan sudah masuk kelas B.Tetapi belakangan ini ia lebih kurang semangat belajar dibanding tahun-tahun sebelumnya karena sekarang setiap hari selalu ada PR menulis. Bagaimana cara untuk membangkitkan semangatnya kembali agar ia dengan sendirinya ingat belajar tanpa harus dirayu dengan mainan atau hal sejenis lainnya?Terima kasih. ‪#‎VitalacChat‬

    A

    Kalau bisa Mama buat jam khusus yang tertentu setiap harinya untuk duduk dan mengerjakan PR. Sepakati jam ini dengan anak, misalnya setiap sore setelah acara TV favoritnya selesai (atau lebih baik lagi kalau sebelum acara favorit dimulai). Saat ia mengerjakan, mama temani sambil mengerjakan hal lain di meja yang sama, tidak perlu dicerewetin ya... Supaya ia timbul kepercayaan dirinya dan merasa dianggap anak besar.

    Q

    Sore dokter, anak saya usia 5tahun sudah TK A. Usia berapa ya bisa di ajari baca? Kalau abjad sudah hafal,mengeja 2 huruf juga sudah bisa .makasi dokter, makasi vitalac

    A

    Saat ini boleh mulai diajari membaca Mama apalagi kalau sudah bisa mengenal suku kata, pasti ke depannya akan lebih mudah. Belikan buku2 yang tulisannya besar-besar dan sederhana.

  • Gaya Hidup Keluarga Yang Berpengaruh Pada Kecerdasan 5 Star Kid
    Oct 16, 2014
    +
    Q

    Siang Mama Nadia yang cantik, Saya Ibu dari 1 Putri usia 3 tahun. menarik sekali tema kali ini "Gaya Hidup Keluarga yang Berpengaruh Pada Kecerdasan ‪#‎5StarKid‬". saya mau bertanya, saya dan suami sama-sama sibuk berkerja sehingga waktu untuk berkumpul dengan sikecil sangat singkat sekali di waktu-waktu hari kerja karena pulang kerja yang sudah larut dan si kecilpun sudah jam tidur malam. sedangkan kami hanya bisa berkumpul di hari minggu saja. Bagaimana mengajari sikecil dimana diusianya saat ini rasa ingin tahu dan mulai mengenai huruf, bernyanyi sedang giat-giatnya sedangkan waktu berkumpul kami hanya di waktu libur saja apakah dapat mempengaruhi kecerdasannya di usianya saat ini . mohon jawabannya ya mama nadia. Terima kasih

    A

    Hai Mama Aziz Aziya, Yang penting bagi 5 star kid bukan lah kuantitas atau waktu bersama mama papa. Yang jauh lebih penting adalah kualitas saat berkumpul bersama. Banyak kasus dimana seorang mama full bersama anaknya tetapi sibuk sendiri dengan gadget dan sosail media jadi dihari minggu itu pastikan lah perhatian mama dan papa kepada 5 star kid. Selama hati kerja berikanlah "tugas" kepada sikecil untuk memikirkan apa yang hendak dilakukan dihari minggu mama juga bisa mempelancar kontak dengan melakukan sikype / face time dengan sikecil jadi ia bisa lancar melihat wajah mama walau dikantor berdiskusilah mengenai apa yang dilakukan di waktu libur nanti, nah untuk itu mama juga dituntut untuk kreatif dan upaya maksimal saat bersama 5 Stra kid misal : minggu ini ketaman safari, minggu depan playdate bersama sodara-sodara, minggu depannya lagi memasak dirumah. Jangan lupa untuk menyiapkan berbagai perlengkapan untuk menunjang hari keluarga itu misalnya dowload lagu-lagu yang mengajarkan anak mengenai huruf, warna dsb. Semoga terjawab ya Ma

    Q

    Siang Ma,aku mau tanya ponakanku usianya 5 tahun dia suka banget main game di ipad kalau sudah main bisa berjam-jam. Tapi kalau belajar anaknya cepat bosan, di ipadnya udah di download aplikasi permainan edukasi menggambar, mewarnai, membaca, dan menulis, tapi hanya sebentar aja liat setelah itu lanjut lagi game nya.. Aku mau tanya bagaimana memberikan pengertian yang baik pada sikecil agar mau belajar dan tidak cepat bosan dalam belajar?

    A

    Hai Mama, sebagai tante pasti khawatir ya melihat keponakan ketagihan ipad. Ipad memang memiliki banyak program yang bagus untuk belajar. Tetapi itupun bersifat sangat kaku karena menghilangkan interaksi sosial. Apalagi kalau main game. Membuat si kecil jadi diskonek dengan sekelilingnya. Saran saya, harus diskusi dengan Mamanya dulu, karena komando paling ideal datang dari Mama langsung yang kemudian diperkuat dengan masukan dari tante. Kalau Mamanya sepakat, harus membuat semacam “perjanjian” dengan #5StarKid (anak kecil paling senang lho diajak negosiasi). Misal hanya boleh main 30 menit saja, setelah itu melakukan aktivitas lain bersama. Memang disini dibutuhkan kesediaan waktu dan upaya dari Mama. Terkadang orangtua memilih memberikan ipad karena anak jadi tenang dan Mama tidak perlu pusing menemaninya bermain (dan bisa fokus dengan pekerjaan RT lain). Tetapi social interaction antara anak-ibu, anak-tante, dan figur-figur lain yang sangat penting bagi perkembangan #5StarKid. Jadi lakukan negosiasi untuk kegiatan yang seru seperti sepeda, memasak atau bahkan playdate dengan teman-temannya. Intinya berikanlah ia pengalihan yang lebih menarik. Semoga membantu ya Ma.

    Q

    Siang mama nadia.. 1. apakah betul jika bundanya pintar maka nanti anaknya juga pintar. Karena gen ibu lebih banyak mendominasi?? 2. Apakah hanya gaya hidup saja yang mempengaruhi kecerdasan anak? Untuk dari nutrisi atau stimulasi bagaimana? 3. Gaya hidup yang seperti apa sih mam, yg bisa membuat anak menjadi cerdas?? Makasih mama

    A

    Hai Bunda Lulu Sehar Ramadhini, langsung saya jawab ya. Dalam perkembangan anak ada 3 faktor natire, nuture, nutrition. gen itu masuk kedalam nature dan memiliki peranan besar dalam menentukan karakter kecendurangan 5 star kid, tetapi nurture atau pola asuh memegang peranan yang tidak kalah penting. termasuk stimulasi untuk merangsang kecerdasan anak. Jika 5 star kid memiliki kecendrungan ( keturunan) cepat menangkap informasi, makan Mama harus rangsang dengan berbagai kegiatan yang membuatnya semakin mengasah otaknya contohnya bermain tebak warna, mengindentifikasi benda di sekililing rumah, membacakan buku cerita, untuk mempermudah Mama dapat ketoko permainan atau toko perlengkapan bayi\ anak dan membeli mainan edukatif sesuai usianya. Jangan di paksakan di luar usianya ya, nah selain itu nutrisi yang baik akan mendukung kemampuan 5 star kid untuk mengoptimalkan prosses mengasah kecedasannya ini. Gaya hidup yang membuat anak semakin cerdas tentunya adalah gaya hidup berbasis keluarga karena anak mendapatkan pengaruh dan contoh palong besar dari orang tuannya mana kala anak merasa aman dan nyaman di lingkungan keluarga maka iapun akan semakin terbuka untuk menerima stimulasi dan menjadi anak yang cerdas. Semoga membantu.

    Q

    Dear Mama Nadia, saat ini anak saya berusia 5 tahun yang mau saya tanyakan apakah gaya hidup keluarga saya yang disiplin dapat menyebabkan anaknya saya terlalu terbeban,misalnya mengerjakan PR tidak boleh menonton tv (supaya fokus),habis makan ice krim harus membuang sampah sendiri ke tempat sampah, harus mengerjakan prnya sendiri, makan tidak disuapi. Sebagai Mama kadang saya suka khawatir apakah saya tegas tapi disisi lain saya ingin anak saya menjadi pribadi yang cerdas & disiplin nantinya, mohon informasinya Mama Nadia.

    A

    Dear Mama Lampita, wah senang sekali bertemu Mama kembali di livechat Ma, justru pola didik Mama sangat bagus, dan itulah pola didik yang aku terapkan pada Nadine dan Nuala. Alhamdulillah banyak yang memuji tingkah polah anak-anak yang sangat sopan dan disiplin. Menurut aku, adalah tugas utama orang tua mengajarkan disiplin. Seperti sebuah guru dari Australia yang mengatakan, butuh tiga bulan untuk mengajari anak matematika, tetapi butuh dua belas tahun untuk mengajarkannya mengantri! Mengantri adalah bentuk disiplin yang sangat penting terutama saat ia dewasa nanti, sebagai karakter yang kuat. Perlu diingat anak adalah kanvas kosong. Tidak ada predisposisi atau perasaan tidak suka sebelumnya, akan aktivitas yang disiplin itu. Artinya selama ia terbiasa, ia akan menganggap itu sebagai hal yang wajar dan bukan suatu paksaan. So keep up the good work Mama! Semoga bisa menjadi contoh bagi banyak Mama yang lain.

    Q

    aku mau nanya gaya hidup yg baik buat kecerdasan sikecil apa?apakah pengaruhnya buat kecerdasan jika anak liat orang tua sibuk dengan gadget,orang tua sering berkata kasar,orang tua suka menghina orang lain?trus bagaimana contoh gaya hidup yg baik buat kecerdasan ‪#‎starkid5‬ Terimakasih. ‪#‎VitalaChat‬

    A

    gaya hidup yang baik buat kecerdasan 5 star kid adalah gaya berbasis keluarga karena anak mendapatkan pengaruh dan contoh paling besar dari orang tuannya mana kala anak merasa aman dan nyaman di lingkungan keluarga maka iapun akan semakin terbuka untuk menerima stimulasi dan menjadi anak yang cerdas. Tentunya tingkah laku orangtua akan selalu menjadu contoh pada anak termasuk mengajuhkan engan gedegt, berkata kasar, bilamana memang tidak tahan harus melakukan hal negarif tersebut pasrtikan tidak dilakukan di hadapan anak karena akan otomatif iya akan mencontoh sekalinya iya akan melihat figur idolanya lah yang mekakukan hal itu. Semoga membantu ya Ma.

    Q

    saya memiliki anak prempuan usia 6th, dia pintar sekali & tanggap, setiap hari dia selalu ku beri makanan sehat+susu, kalau hari minggu juga dibiasakan olahraga/senam, tidur dengan teratur & selalu ada di sampingnya ketika belajar. Pertanyaan saya, apakah hal tersebut sudah menjadi gaya hidup yang berpengaruh bagi kecerdasan ‪#‎5StarKids‬ ? Atau ibu nadia bisa tambahkan lagi bgaimana pola hidup cerdas lainnya, untuk #5StarKids ku yang lagi masa pra sekolah? Terima kasih

    A

    Mama Arianti, Wah bagus sekali cara Mama mengurus dan membesar 5 Star Kid Mama. Mama berhasil mengkombinasikan berbagai stimulus yang sangat penting bagi perkembangan otak dan kepribadian anak utamanya dalam fase golden years. Mungkin yang bisa ditambahkan adalah dari sisi bersosialisasi karena akan sangat penting pada saat masuk bangku seklolah misalnya ajak beberapa temannya untuk belajar/baca buku bersama atau ajaklah sodara-sodaranya untuk menginap dirumah. Dengan demikian diharapkan putri Mama akan tumbuh menjadi pribadi yang "Well Rounded" atau seimbang antara IQ dan EQ. Semoga membantu ya Ma.

    Q

    ‪#‎VitalacChat‬ siang bunda nadia, ‪#‎5starkids‬ saya umur hampir 4 tahun, #5starkids saya kebetulan dekat dengan ayah dan ibunya, meskipun terkadang ayah kerja di luar kota untuk beberapa hari, kalo ayahnya dirumah ‪#‎5starkid‬ sering minta sesuatu dengan ayahnya, sedangkan si ayah selalu menuruti apa yg dia minta, cuma terkadang saya berpikir tidak semuanya harus dituruti, ada kalanya kita juga belajar disiplin untuk anak,apakah hal ini akan berpengaruh pada perkembangan pertumbuhan anak saya? saya khawatir dia kalau seperti itu nanti kalo tidak dituruti #5starkid akan memberontak.

    A

    Menanamkan kepercayaan diri pada anak nah sebagai orang tua juga harus mengajarinya pengembangan karakter salah satunya dengan menunjukkan bahwa semua yang ia inginkan tidak dapat di penuhi. Ini akan menjadi pembelajaran saat dewasa . Caranya dengan memberikan alasan yang masuk akal dan alternatif contoh tidak dibelikan yang ia mau. jelaskan alasan Mama kemudian alternatifnya adalah akan membelikan Buku bila ia pintar membantu Mama. Semoga membantu ya Ma.

    Q

    Saya Heny memiliki anak bernama izzan usia 2 tahun 6bulan.. anak saya sekarang sedang dalam fase kurang nafsu makan, sudah saya coba berbagai macam kreasi makanan yang menarik.. nah yang saya ingin tanyakan adalah apa betul apa bila anak sedang dalam fase ini tidak perlu diberi vitamin penambah nafsu makan? karena dari beberapa artikel yang saya baca selama anak tersebut masih mau minum susu maka anak tersebut tidak perlu diberi vitamin penambah nafsu makan, toh setiap anak pasti mengalami fase tidak mau makan tetapi saya khawatir sekali.. terimakasih mama

    A

    Memang betul setiap anak memilki fase dalam makan. selama tidak ada penutunan berat badan yang signifikan atau perubahan karakter anak ( menjadi lesu dan pendiam ) maka tidak ada yang perlu di khawatirkan apa yang Mama lakukan sudah benar yaitu membuat berbagai kreasi berbagai makanan yang menarik. Sabar ya Ma nanti juga 5 star kid akan melalui fase tersebut seperti yang dialami oleh kedua putri saya pernah ada masa di mana ia sulit sekali untuk makan tetapi mendadak saja nafsu makannya kembali dan doyan makan sayuran bahkan sayuran mentah. Tetapi bila Mama memang sangat khawatir Mama dapat memaatikan ia mendapatkan asupan nutrisi dari susu karena mikronutrisinya sudah sangat lengkap. Saya tidak sarankan untuk memberikan vitamin penambah nafsu makan karena pada saat fase itu sudah lewai ia dapat menjadi kegemukan obese. Semoga membantu ya Ma.

    Q

    Siang mama Nadia Mulya, anak saya umr 15bulan, sudah bisa jalan dan mengerti apa yang saya katakan/perintahkan. Dalam keseharian dia gak mau bermain dengan teman seusianya, karena selalu kalah/ dinakali teman nya. Jadi dia lebih suka bermain dengan anak-anak yang sudah bersekolah SD. Apa hal tersebut bisa berpengaruh terhadap kecerdasan otak ‪#‎5starkids‬ saya? ‪#‎VitalacChat‬

    A

    Setiap anak memang memiliki kenderungan dalam bersosilaisasi. Apakah anak mama adalah anak sulung atau punya kakak? Sebenarnya tidak ada masalah 5 Star Kid lebih betah bermain dengan anak-anak lebih tua darinya justru akan terstimulasi lebih cepat karena otomatis dia akan berupaya menyeimbangi kemampuan kakak-kakanya. Tetapi disisi laian mama juga harus mempersiapkannya mau bermain dengan yang seusia. Ini penting terlebih saat ia mulai masuk ke play group dst. Cara untuk membuatnya mau bermain dengan anak seusianya adalaha melakukan playdate dalam sekala sekecil satu atau dua anak terlebih dahulu dengan demikian dia bisa menjalin kepercayaan melalui personal contac. Manakala dia sudah merasa nyaman bermain satu atau dua anak tadi tambahkan lah jumlah anaknya sedikit demi sedikit. Jangan khawatir ya Ma setiapa anak memiliki fase dan kecepatan yang berbeda dalam bersosialisasi. Semoga membantu ya Ma.

    Q

    Putraku yang berusia 22bulan, kecerdasannya berbanding terbalik dengan kakaknya yang perempuan usia 7tahun, si kakak cerdas tapi cool pendiam jarang berbicara, tapi si adek selalu gerak ceria dan rame, kalau saya lihat si adek malah lebih rajin dan hati-hati, terkesan rapi selalu peduli dengan sekitar, padahal susunya beda dengan si kakak yang cenderung lebih ke susu "mahal", jd apakah benar jika kecerdasan ayah dan ibu nya akan pengaruh kepada putra putrinya? dan bukan nutrisi nya yang mengambil peran 100% untuk kcerdasannya, terutama untuk susu lanjutannya. #‎VitalacChat‬

    A

    Memang setiap anak memiliki karakter dan pace atau kecepatan perkembangan yang berbeda. Demikian dengan kedua putriku, si kakak, Nadine yang kalem dan terkesan asyik dengan dirinya sendiri, dan si adik, Nuala yang tomboy dan senang berinteraksi. Selain karakter, juga dipengaruhi oleh hubungan dengan kakak/adik. Dari segi genetik, ada beberapa karakter yang diturunkan, seperti kecerdasan. Sebenarnya ada 3 faktor, yaitu nature (gen), nurture (pola asuh) dan nutrition (nutrisi). Semua memegang peranan penting dan kadarnya berbeda-beda bagi setiap anak sesuai dengan kebiasaan keluarga. Misal anak yang genetiknya lamban menangkan informasi (orangtuanya, maaf, kurang cerdas), manakala diberikan stimulasi/rangsangan yang baik terus menerus dan nutrisi yang optimal, maka ia akan menjadi anak yang cerdas. Nutrisi utamanya susu sangat penting untuk menunjang proses pembelajaran dan pembentukan karakter. Jangan dilihat dari harga, tetapi lihatlah dari kandungan. Pilihlah yang memiliki nutrisi yang lengkap seperti 5 star nutria. Semoga menjawab ya Ma.

    Q

    Siang mama nadia. Saya mau bertanya... Bagaimana cara memaksimalkan peran orangtua dalam membentuk karakter dan kecerdasan buah hati agar tetap terkontrol meskipun orang tuanya sibuk bekerja.. Mungkin dari segi waktu tidak leluasa untuk terus berada dekat sang buah hati karena tuntutan pekerjaan, tapi di lain sisi ada keinginan kuat untuk tetap menjadi bagian dari proses tumbuh kembang sang buah hati hingga tumbuh dewasa nanti menjadi anak yang pinter dan berakhlak baik pastinya.

    A

    Apa yang Mama alami adalah dilema yang dihadapi oleh setiap ornag tua yang bekerja. Jangan khawatir Ma karena yang paling penting dalam pola asuh bukanlah kuantitas melainkan kualitas dari waktu bersama dengan 5 Star Kid. Selain kualitas satu hal yang sangat penting adalah kesinambungan. Ada pepatah yang mengatakan " Chlidren Are Creatur Of Habit" yang berarti mereka menyukai sesuatu yang bersifat konstan dan kontinue. Misalnya: Bagi yang beragama islam shalat bersama. Jadi pastikan setiap harinya, upayakan pada waktu yang sama, Mama dan Papa melakukan kontak dengannya melalui alat telekomunikasi. Berikanlah banyak kepercayaan dan juga tugas kepadanya. misalnya mintalah ia untuk memikirkan kegiatan diakhir pekan bersama orangtua nanti. Semoga membantu ya Ma.

    Q

    Selamat siang Mama Nadia, Putra saya usia 4 dan 3tahun, sebelumnya hobi banget belajar dan main game digadget, tp sekarang sudah bisa saya batasi pengunaan gadget. Sekarang yang besar sudah bisa menulis dan hafal alfabeth, serta berhitung. 1. Jadi menurut bunda gaya hidup keluarga yang bagaimana yang bisa mempengaruhi kecedasan anak? 2. Kegiatan apa yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kecerdasan anak? 3. Anak saya rencana baru masuk Tk tahun depan, bekal apa saja yang harus saya siapkan? Sekian, Terimakasih

    A

    Bagus sekali insiatif dari Mama membatasi pengunaan gadget karena walaupun banyak program edukatif tetapi tidak ada kontak sosialnya. 1.Gaya hidup yang baik buat kecerdasan 5 star kid adalah gaya berbasis keluarga karena anak mendapatkan pengaruh dan contoh paling besar dari orang tuannya mana kala anak merasa aman dan nyaman di lingkungan keluarga maka iapun akan semakin terbuka untuk menerima stimulasi dan menjadi anak yang cerdas. 2. Banyak sekali kegiatan yang bisa dilakukan meningkatkan kecerdasan anak. Misalnya membelikannya mainan edukatif yang sesuai dengan umurnya, membaca bersama Mama, meminta anak untuk membuat kartu ucapan ulang tahun dan sebagainya. Kreatifitas Mama dalam memikirkan kegiatan juga adalah stimulasi bagi otak anak yang ia dapatkan melalui pengamatan. 3. Persiapan yang harus dipersiapakan saat masuk TK tentunya adalah perlengkapan dasar yang akan membuatnya merasa menyatu dengan anak-anak lain. Seperti seragam, tas sekolah, tas bekal, botol minum, handuk dll. Ajaklah 5 Star Kid ikut membeli perlengkapan tersebut dan memilih mana ya ng paling dia sukai. Selain itu tentunya Mama harus menceritakan berbagai hal positif dan seru mengenai sekolah ia akan merasa antusias. Sediakan juga setidaknya dua minggu karena itu adalah jangka waktu standart untuk proses perlahan melepaskan anak kelingkungan seklolah (menghadapi Separation Anxiety ) Semoga membantu ya Ma.

    Q

    1.bagaimana cara gaya hidup keluarga yang dapat berpengaruh penting untuk kecerdasan seorang anak secara mental dan psikologinya? 2.Sejak umur berapa seorang anak mulai sekolah?

    A

    1.gaya hidup berbasis keluarga karena anak mendapatkan pengaruh dan contoh paling besar dari orang tuannya mana kala anak merasa aman dan nyaman di lingkungan keluarga maka iapun akan semakin terbuka untuk menerima stimulasi dan menjadi anak yang cerdas. 2. Ada 2 teori mengenai usia anak mulai sekolah teori pertama adalah usia 6 tahun atau langsung masuk di sekolah dasar. Ini baiknya untuk anak yang memiliki kakak-kaka atau banyak mendapatkan stimulasi di rumah, teori selanjutnya adalah di stimulasi sedini mungkin misalnya masuk playgroup ini biasa dilakukan untuk anak pertama atau anak tunggal dan mana kala Mamanya memiliki banyak waktu untuk menhantar\ menemaninya sekolah. Semoga membantu ya Ma.

    Q

    Bagaimana cara menberikan pendidikan terbaik pada anak. Apakah cepat atau lambatnya anak ngomng berpengaruh pada kecerdasan anak Apa saja tugas dan peran orang tua yg mempengaruhi kecerdasan anak Bagaimana membina pribadi anak yg baik Apakah membentk kebiasaan bisa mempengaruhi pada kecerdasan amak. Apa sih konsep orang tua dalam mengembangan kecerdasan emosional anak Bagaimana cara menanamkan kepercayaan diri pada anak Apa saja tips biar anak jadi cerdas? Apa saja cara pintar dan bijak mendisik anak Apakah baik keinginn anak selalu dipenuhi

    A

    Cara memberikan pendidikan bagi anak baik dalam hal pendidikan akademis maupun pendidikan karakter adalah dengan pendidikan gaya berbasis keluarga karena anak mendapatkan pengaruh dan contoh paling besar dari orang tuannya manakala anak merasa aman dan nyaman di lingkungan keluarga maka iapun akan semakin terbuka untuk menerima stimulasi dan menjadi anak yang cerdas. Setiap anak memilki pace atau kecepatan perkembangan yang berbeda-beda. Bila anak lambat berbicara, tidak berarti ia kurang cerdas. Hanya saja otaknya sedang memfokuskan pengembangan pada kemanpuan yang lain. misal kemampuan motorik, analisa, dll. yang penting orangtua selalu menstimulasi semua sensornya dan memberikan pujian mana kala 5 star bisa melakukannya, hal ini juga akan menanamkan kepercayaan diri pada anak nah sebagai orang tua juga harus mengajarinya pengembangan karakter salah satunya dengan menunjukkan bahwa semua yang ia inginkan tidak dapat di pennuhi. Ini akan menjadi pembelajaran saat dewasa . Caranya dengan memberikan alasan yang masuk akal dan alternatif contoh tidak dibelikan yang ia mau. jelaskan alasan Mama kemudian alternatifnya adalah akan membelikan Buku bila ia pintar membantu Mama. Semoga membantu ya Ma.

    Q

    ‪#‎VitalacChat‬ selamat siang mama nadia mulya, mohon tips untuk orang tua yang sibuk bekerja agar tetap dekat dengan buah hati, supaya buah hati tidak merasa terabaikan?

    A

    Yang penting bagi 5 star kid bukan lah kuantitas atau waktu bersama mama papa. Yang jauh lebih penting adalah kualitas saat berkumpul bersama. Banyak kasus dimana seorang mama full bersama anaknya tetapi sibuk sendiri dengan gadget dan sosail media jadi dihari minggu itu pastikan lah perhatian mama dan papa kepada 5 star kid. Selama hati kerja berikanlah "tugas" kepada sikecil untuk memikirkan apa yang hendak dilakukan dihari minggu mama juga bisa mempelancar kontak dengan melakukan sikype / face time dengan sikecil jadi ia bisa lancar melihat wajah mama walau dikantor berdiskusilah mengenai apa yang dilakukan di waktu libur nanti, nah untuk itu mama juga dituntut untuk kreatif dan upaya maksimal saat bersama 5 Stra kid misal : minggu ini ketaman safari, minggu depan playdate bersama sodara-sodara, minggu depannya lagi memasak dirumah. Jangan lupa untuk menyiapkan berbagai perlengkapan untuk menunjang hari keluarga itu misalnya dowload lagu-lagu yang mengajarkan anak mengenai huruf, warna dsb. Semoga terjawab ya Ma.

    Q

    Selamat siang Mama nadia, saya memiliki anak laki-laki usianya 3 tahun aku selalu mengajarkan anakku untuk disiplin contohnya untuk membawa baju kotornya taruh dikeranjang dan mengharuskan tidur disiang hari dan memberesi mainan setelah selesai mainan apakah dengan gaya hidup yang saya terapkan akan mempengaruh kecerdasan ya Ma?‪#‎VitalacChat‬

    A

    Ma, pola didik Mama sangat bagus, dan itulah pola didik yang aku terapkan pada Nadine dan Nuala. Alhamdulillah banyak yang memuji tingkah polah anak-anak yang sangat sopan dan disiplin. Menurut aku, adalah tugas utama orang tua mengajarkan disiplin. Seperti sebuah guru dari Australia yang mengatakan, butuh tiga bulan untuk mengajari anak matematika, tetapi butuh dua belas tahun untuk mengajarkannya mengantri! Mengantri adalah bentuk disiplin yang sangat penting terutama saat ia dewasa nanti, sebagai karakter yang kuat. Pastinya mendukung kecerdasannya juga. Perlu diingat anak adalah kanvas kosong. Tidak ada predisposisi atau perasaan tidak suka sebelumnya, akan aktivitas yang disiplin itu. Artinya selama ia terbiasa, ia akan menganggap itu sebagai hal yang wajar dan bukan suatu paksaan. Sama seperti Mama Lampita, semoga bisa menjadi contoh bagi banyak Mama yang lain.

    Q

    Selamat siang Mama nadia, saya punya anak usianya 2tahun 6bulan.Nah gini ma, anakku suka banget jajanan pasar gitu, makan gorengan, minum yakult suka banget 1 pak gitu 1 hari. Gimana ya ma,baik gak buat si anak ya. Saya takut ,minuman itu asam nanti asam lambungnya ga terkontrol.

    A

    Wah harus segera diatasi tuh Ma. Karena usia #5StarKid adalah usia golden age yakni perkembangan paling cepat dalam otak dan tubuhnya. Manakala nutrisi tidak optimal dalam tahun-tahun awal kehidupannya, dampaknya akan seumur hidup dan tidak dapat diperbaiki (irreversible). Sebenarnya yang pegang kendali penuh akan makanan #5StarKid kan Mama, jadi Mama harus rajin googling menu makanan yang sehat tapi menarik. Misal daripada gorengan di pinggir jalan, Mama bisa membuat bakwan sendiri (tapi jangan sering-sering ya, makanan yang digoreng tidak baik). Bisa investasi membeli mesin “air fryer” yang menggoreng makanan tanpa minyak. Daripada beli minuman kemasan, lebih baik Mama membuat sendiri es teh dengan campuran potongan buah yang berbeda setiap harinya. Misal es teh leci, atau milkshake dari susu Vitalac vanilla dicampur pisang atau potongan strawberry. Mulailah sedikit-sedikit mengurangi makanan yang jelek itu dan perlahan perkenalkan masakan yang sehat. Idealnya Mama dan Papa ikut menerapkan pola hidup sehat sehingga #5StarKid semakin termotivasi mencontoh. Selamat mencoba ya Ma.

    Q

    Siang mama Nadya Mulya, Sy sangat antusias dgn tema ‪#‎VitalacChat‬ hari ini yaitu Gaya Hidup Keluarga yang berpengaruh pada kecerdasan ‪#‎5starkid‬. Saya memiliki anak berusia 3thn 1bln. Kebetulan sy dan suami bekerja, waktu yang bs sy berikan kepada si #5starkid hanya saat sudah plg bekerja dan diwaktu libur/weekend. Si kecil saat ini sedang senang sekali menonton dvd kartun seperti Barney dan Marsa&Bear, setiap plg bekerja pasti minta dinyalakan film itu atau dibacakan buku cerita pendek oleh daddynya. Di kala weekend saya jarang membawa ke mall, hanya sesekali saja saya habiskan dengan bermain dirumah yaitu mengajaknya mewarnai dan belajar menyanyi. Namun si kecil kurang suka mewarnai, hanya sekedar saja, dia lebih antusias menyanyi dan menari. Ketika si kecil sudah menonton Barney dia langsung mengikuti barney dan teman-temannya menari, kemudian dia juga mengikuti bernyanyi dengan berbahasa Inggris walaupun belum begitu fasih. Yang saya mau tanyakan apakah dengan cara seperti itu diberikan tontonan dvd setiap malam, dibacakan cerita pendek, dan kebiasaan menonton barney bisa mempengaruhi pada kecerdasan si kecil? karena terus terang dari sana si kecil sudah bisa bereksplorasi sendiri yaitu dengan menari dan bernyanyi. Terima kasih.

    A

    Salut dengan pola didik Mama sangat bagus, dan selalu mengawasi perkembangan #5StarKid walau bekerja. Dibandingkan iPad, DVD edukatif anak yang ada tarian, nyanyian dan pengenalan pada huruf, angka, warna dan lain-lain, lebih baik karena anak bisa ikut bergerak. Kalau main iPad kan posisinya duduk diam saja. Agar semakin efektif, Mama memperkuat dengan pengulangan pada akhir pekan dengan menonton bersama atau membaca buku. Dengan demikian #5StarKid akan selalu mengasosiasikan pengalaman belajar dengan rasa aman dan nyaman dengan orang tua (dan hal ini sangat kondusif untuk seterusnya menerima pengetahuan). Alhasil anak menjadi cerdas dan percaya diri. Tidak apa bila anak memiliki preferensi lain, misal lebih senang seni gerak dibanding seni lukis. Biarlah ia mengeksplor apa yang ia suka. Nanti di bangku sekolah akan ada tuntunan yang lebih terarah untuk menguasai semua skill. Lanjutkan ya Ma! Selamat menikmati kebersamaan dengan #5StarKid nanti malam pulang kerja.

    Q

    Halo mama nadya saya mau tanya. Apakah berpengaruh pada kecerdasan anak kalau dalam sehari-hari si anak sering di marahin? Soalnya anak sulung saya suka godain adeknya sampai nangis jadi saya marahin kakaknya.terimakasih

    A

    Sebenarnya jika si kakak suka menggoda adiknya itu tidak akan berpengaruh pada kecerdasan ini merupakan bentuk dari pada sosialisasi yang harus ia pelajari nanti saat ia sekolah ia akan menghadapi banyak anak dengan karakter ya berbeda, tapi Mama harus memberikan pengertian kepada si kakak karena bila terus berkelanjutan si adik bisa tidak respek dengan si kakak, lakukan dengan suara yang tegas tetapi jangan di marahi ya Ma karena dimarahi berkaitan dengan rasa keamanan dan percaya diri. Lebih baik Mama ajak 5 star kids berdua melakukan kegiatan educatif bersama seperti beli buku aktifitas ( yang ada maze) jadi si kakak dapat membantu si adik untuk melakukan aktifitas tersebut. Semoga mebantu ya Ma.

    Q

    saya mau bertanya. Saya dan suami sama-sama bekerja, janeeta setiap hari dirumah bersama nenek, aktifitas hariannya nenek yang tau, belajar juga dari nenek. Ketemu dengan janeeta habis maghrib dan pagi hari sebelum berangkat kerja, juga pas minggu saja, karena kurangnya bertemu dengan orangtuanya apakah mempengaruhi kecerdasannya ya ma? terimakasih.

    A

    Apa yang Mama alami adalah dilema yang dihadapi oleh setiap ornag tua yang bekerja. Jangan khawatir Ma karena yang paling penting dalam pola asuh bukanlah kuantitas melainkan kualitas dari waktu bersama dengan 5 Star Kid. Selain kualitas satu hal yang sangat penting adalah kesinambungan. Ada pepatah yang mengatakan " Chlidren Are Creatur Of Habit" yang berarti mereka menyukai sesuatu yang bersifat konstan dan kontinue. Misalnya: Bagi yang beragama islam shalat bersama. Jadi pastikan setiap harinya, upayakan pada waktu yang sama, Mama dan Papa melakukan kontak dengannya melalui alat telekomunikasi. Berikanlah banyak kepercayaan dan juga tugas kepadanya. misalnya mintalah ia untuk memikirkan kegiatan diakhir pekan bersama orangtua nanti. Semoga membantu ya Ma.

    Q

    Selamat siang Mama Nadia Mulya, Gaya hidup keluarga dan peran orang tua sangatlah penting dalam tumbuh kembang anak, kemampuan dan kecerdasan anak dapat dilihat dari berbagai aspek. Yang saya ingin tanyakan, - Faktor-faktor gaya hidup keluarga apa saja yang dapat mempengaruhi kecerdasan anak ? Mengapa ? - Bagaimana cara mengatasi gaya hidup keluarga yang sibuk bekerja tanpa memperdulikan perkembangan dan kecerdasan anak ? - Kecerdasan anak yang dipengaruhi oleh gaya hidup setiap keluarga berbeda-beda, Apakah hal demikian dapat menganggu perkembangan emosi anak ? - Upaya-upaya apa saja yang harus dilakukan untuk meningkatkan kecerdasan anak yang dipengaruhi oleh gaya hidup keluarga? Terima Kasih Sukses Selalu.

    A

    Gaya hidup yang mempengaruhi kecerdasan anak adalah gaya hidup berbasis keluarga karena anak mendapatkan pengaruh dan contoh paling besar dari orang tuannya manakala anak merasa aman dan nyaman di lingkungan keluarga maka iapun akan semakin terbuka untuk menerima stimulasi dan menjadi anak yang cerdas. dilema yang dihadapi oleh setiap ornag tua yang bekerja. Jangan khawatir Ma karena yang paling penting dalam pola asuh bukanlah kuantitas melainkan kualitas dari waktu bersama dengan 5 Star Kid. Selain kualitas satu hal yang sangat penting adalah kesinambungan. Ada pepatah yang mengatakan " Chlidren Are Creatur Of Habit" yang berarti mereka menyukai sesuatu yang bersifat konstan dan kontinue. Misalnya: Bagi yang beragama islam shalat bersama. Jadi pastikan setiap harinya, upayakan pada waktu yang sama, Mama dan Papa melakukan kontak dengannya melalui alat telekomunikasi. Berikanlah banyak kepercayaan dan juga tugas kepadanya. misalnya mintalah ia untuk memikirkan kegiatan diakhir pekan bersama orangtua nanti. Semoga membantu ya Ma.

    Q

    Selamat siang mama nadya mulya, gaya hidup tiap masing masing keluarga tentu saja berbeda beda. Ada yang sederhana, glamour, religius atau keluarga yang sangat disiplin dalam hal kesehatan. Yang mau saya tanyakan gaya hidup keluarga yang bagaimana yang paling bagus? apa saja pengaruhnya gaya hidup keluarga dengan kecerdasannya? ‪#‎VitalacChat‬

    A

    Sebenarnya halnya seperti jodoh tidak ada yang benar atau salah karena sangat tergantung pada karakter masing-masing keluarga tentu saja yang ideal adalah yang sederhana, religius dan disiplin semua ini berasal dari komitmen kedua orang tua untuk menanamkan nilai-nilai yang sesuai dengan karakter keluarg itu jangan memaksakan sesuatu yang bukan karakter karena hasilnya tidak akan pernah optimal yang penting bagi perkembangan kecerdasan anak adalah ia mendapatkan rasa aman yang nyaman dari keluarganya serta stimulasi dari orang-orang yang paling ia percaya (orang tua) Selain itu Mama dan Papa harus memberikan contoh terbaik karena itulah yang menjadi acuan 5 Star Kid dalam berpikir dan bertingkah laku. Semoga membantu ya Ma.

    Q

    Saya mau tanya. 1. Bagaimana gaya hidup keluarga yang memfasilitasi anak dengan berlebihan, apa pengaruhnya terhadap kecerdasan anak ?. 2. Jika seorang anak terlahir dari keluarga yang gaya hidup keluarganya serba kekurangan berpengaruh juga terhadap kecerdasan anak ?. 3. Apakah gaya hidup keluarga dapat berpengaruh pula pada pola asuh anak dalam menstimulasi kecerdasan anak ?. terima kasih.

    A

    Segala sesuatu yang dilakukan secara berlebihan akan memiliki dampak tidak bagus pada anak. Anak, apalagi dalam usia perkembangan golden years, akan belajar dan mengembangkan kecerdasannya secara alamiah. Perlu difasilitasi dengan alat bantu dan stimulasi, tetapi tidak secara berlebih. Karena bagian dari mengasah kecerdasannya adalah bagaimana ia bisa memanfaatkan sumber daya yang terbatas. Anak juga harus diajari hidup sederhana agar menghargai apa yang ia miliki. Jadi jangan buru-buru berpikir anak dari keluarga yang kekurangan akan kurang cerdas. Justru mungkin ia lebih kreatif memanfaatkan apa yang ada. Misal bermain jual-jualan dengan daun. Yang penting ia mendapatkan kasih sayang dan nutrisi yang optimal. Gaya hidup berbasis keluarga lah yang sangat berpengaruh pada kecerdasan anak, karena anak selalu mencontoh figur idolanya, yakni orang tua. Saat ia merasa nyaman dan aman dengan keluarganya, maka ia semakin terbuka untuk menelaah stimulasi dan secara bersamaan, mengasah kecerdasannya. Jadi pastikanlah Mama dan Papa selalu memberikan contoh yang baik. Semoga membantu ya Ma.

    Q

    Gaya hidup keluarga berpengaruh pda kecerdasan anak. Apakah pengaruh itu sangat signifikan? Sedangkan faktor-faktor yg lain juga bisa ikut andil dalam hal tersebut seperti faktor lingkungan/pergaulan. Memang saya rasakan faktor keluarga sangat penting untuk menjadikan anak yang cerdas. apalagi anak-anak dimasa pertumbuhan. (2)bagaimana cara mengantisipasi faktor lingkungan yang mungkin bisa berdampak negatif pada perkembangan kecerdasan anak. (3)bagamana jika faktor lingkungan itu sudah mempengaruhi si anak yang biasanya dia rajin berbalik arah menjadi anak yang pemalas. Itukan bisa mempengaruhi kecerdasan anak. Sebelumnya Termkasih mama untuk penjelasannya.

    A

    Gaya hidup yang baik buat kecerdasan 5 star kid adalah gaya berbasis keluarga karena anak mendapatkan pengaruh dan contoh paling besar dari orang tuannya mana kala anak merasa aman dan nyaman di lingkungan keluarga maka iapun akan semakin terbuka untuk menerima stimulasi dan menjadi anak yang cerdas. Dalam perkembangan anak ada 3 faktor natire, nature, nutrition. gen itu masuk kedalam nature dan memilki peranan besar dalam menentukan karakter kecendurangan 5 star kid, tetapi nature atau pola asuh memegang peranan yang tidak kalah penting. termasuk stimulasi untuk merangsang kecerdasan anak. Semoga membantu ya Ma.

    Q

    Apakah pola asuh orang tua yang suka melarang anak bermain yang kotor-kotor seperti pasir, tanah atau bermain dengan binatangnya mempengaruhi kecerdasan. di satu sisi anak sedang mengeksplore lingkungannya tapi di lain sisi ada kekhawatiran terhadap kebersihan dan kesehatannya. bagaimanakan cara yang tepat? dan gaya hidup keluarga yang seperti apa yang menghambat kecerdasan ‪#‎5StarKid‬?

    A

    Ada baiknya juga membiarkan anak main kotor-kotoran atau dengan binatang, karena eksplorasi, terutama pada alam, sangat baik untuk perkembangan kecerdasan. Tidak hanya kecerdasan, tetapi menumbuhkan kepekaannya terhadap lingkungan dan mahluk hidup. Selama Mama meyakini tidak ada benda tajam di tanah, atau binatangnya tidak akan menggigit, biarkanlah #5StarKid bereksplorasi. Mama cukup awasi dari jauh (pastikan ia tahu Mama ada di situ) dan segera bersihkan dirinya usai bermain. Biasanya begitu anak sudah mendapatkan apa yang ia mau, ia pun akan berpindah ke aktivitas lain. Jadi usai eksplorasi (sampai ia benar-benar puas) bersihkan diri dan ajak bermain tenang dalam rumah. Gaya hidup yang menghambat kecerdasan anak tentunya gaya hidup yang tidak baik, dimana anak tidak mendapatkan rasa aman dan nyaman dari orangtua (harusnya orang tua adalah sumber percontohan) dan tidak mendapatkan stimulasi. Tentu saja semua Mama di livechat ini bukanlah tipe yang seperti itu, karena kepedulian menambah ilmu dalam perekembangan anak (melalui live chat ini) adalah bukti betapa Mama berkomitmen untuk memberikan yang terbaik untuk #5StarKid.

    Q

    Apakah cara yang paling efektif untuk melatih kecerdasan anak selain dari pelatihan secara langsung, bolehkah menonton tv ( acara edukasi )? Karena katanya menonton tv justru akan merusak mata, terima kasih

    A

    Cara paling efektif melatih kecerdasan anak adalah cara yang partisipatif, yakni tidak bersifat 1 arah. Main ipad sesekali waktu boleh karena banyak program edukatif, tetapi iPad tidak mengajak anak bergerak dan membuatnya tidak mempedulikan sekeliling. DVD edukatif anak juga boleh, tetapi lebih baik lagi bila ia ada teman mainnya. Misal Mama mendampingi ia bermain dengan blok atau boneka. Peneliti mengatakan untuk membatasi penggunaan ipad dan TV selama 1 jam sehari! Jadi memang Mama harus kreatif mengajak #5StarKid bermain. Misal memasak bersama, menggambar, dll. Semoga terjawab ya Ma.

    Q

    saya ibu dengan 2 orang anak. Anak pertama saya usia 6 tahun dia anak yang pendiam, sebetulnya dia sangat peka dengan kondisi sekitar namun saat di tanya dia terkadang enggan menjawab katanya malu. Apa yang harus kami lakukan untuk meningkatkan rasa percaya dirinya, saya khawatir itu berpengaruh dengan kecerdasannya nanti.

    A

    Setiap anak memiliki karakter yang berbeda anak yang malu akan lebih partisipan manakala ia merasa aman dan nyaman utamanya dengan orangtuanya jangan pernah paksakan ia untuk mengutarakan sesuatu Mama justru bisa membuat permainan dengannya, seperti bahasa kode. Misal jika ia mengatakan sesuatu berikan beberapa kata ganti agar ia merasa ini bahasia ia dan Mamanya contohnya adalah jika ia tidak merasa nyaman dengan seseorang bisa dibuat bahasa kode seperti " Jeruk itu tidak enak" (Jeruk adalah orang). Biasakan juga ia bermain dengan temannya tetapi batasi bermain satu atau dua anak tambahkan lah jumlah anaknya sedikit demi sedikit. Jangan khawatir ya Ma setiapa anak memiliki fase dan kecepatan yang berbeda dalam bersosialisasi. Semoga membantu ya Ma.

  • Pentingnya Mengerti Perkembangan Motorik 5 Star Kid - Dr. Ariani Dewi Widodo Sp.A
    Sep 10, 2014
    +
    Q

    Saat ini anakku berusia 13 bulan sudah bisa berjalan tapi belum terlalu lancar. Bagaimana stimulasi agar cepat berjalan sendiri dan lancar? Apakah sering terjatuh ketika belajar berjalan dapat mempengaruhi perkembangan motoriknya? Satu lagi, menurut yang say abaca anak mulai belajar jongkok pada usia 18 bulan, tapi anak saya sudah bisa jongkok bahkan sering sekali jongkok. Apakah perkembangan motorik yang belum waktunya tidak masalah?

    A

    Ibu Adinda yang baik, pasti senang sekali melihat#5StarKid nya belajar berjalan. Saat2 yang membahagiakan. Nikmati hari demi hari. Untuk melatih agar cepat lancar, bantu dengan menempatkan furniture2 yang pendek namun kokoh untuknya berpegangan, tempatkan di jarak yang tidak terlalu jauh supaya ia bisa menjangkau. Lama-lama jauhkan pelan-pelan, ia akan semakin pede dan lama2 lancar berjalan.

    Q

    Apa yang dimaksud dengan motorik kasar dan motorik halus? Saya kurang mengerti. Sekarang anakku sudah mau masuk SD (6thn), alhamdulilah sudah bisa calistung karena sebelumnya ikut PAUD. Apa yang harus saya tahu, agar perkembangan motorik #5StarKid semakin sempurna di usia sekolahnya sekarang?

    A

    1. Motorik kasar artinya gerakan 'besar' seperti duduk, merangkak, berjalan, melompat. Motorik halus adalah gerakan halus menggunakan otot2 kecil seperti meronce, menulis, mewarnai. 2. Untuk usia 6 tahun, baik sekali kalau sudah bisa calistung. Calistung adalah kemampuan kognitif, kecuali menulis adalah kemampuan kognitif sekaligus motorik halus. Untuk perkembangan motoriknya, mulai biasakan olah raga teratur, lebih baik lagi kalau bisa menekuni satu jenis olahraga tertentu dan berprestasi. Untuk latihan motorik halus dapat dilakukan dengan menggambar atau melukis, sekaligus mengasah otak kanan.

    Q

    Saya ingin bertanya, apa yang menyebabkan perbedaan perkembangan motorik setiap anak? Misalnya, anak A di usia 1 tahun sudah mampu berjalan, sedangkan anak B di usia 1 tahun belum mampu berjalan. Padahal mendapatkan asupan gizi yang tidak jauh berbeda. Mohon penjelasannya.

    A

    Seperti juga aspek perkembangan yang lain, perkembangan motorik setiap anak juga berbeda-beda. Hal yang menentukan adalah aspek genetik (bawaan), misalnya dulu orangtuanya juga lambat berjalan, selain itu aspek lingkungan dan stimulasi. Orangtua yang terlalu protektif juga dapat merupakan faktor yang menentukan lho, misalnya terlalu takut #5StarKid jatuh atau terbentur, anak jadi ikutan kurang terlatih atau ikutan terlalu cemas/khawatir sehingga motoriknya sulit maju

    Q

    Perkembangan otot dan tulang membuat anak-anak kita semakin kuat. Berbagai perubahan ini dikoordinasi oleh kematangan otak dan sistem saraf, menghasilkan perkembangan berbagai keterampilan motorik pada anak. Bagaimanakah cara kita untuk mengawal #5StarKid pada saat ia melakukan gerakan-gerakan yang tidak terduga? Dibiarkan saja atau kita bantu gerakannya? Terima kasih

    A

    Terima kasih pertanyaannya. Di sini kurang jelas apa yang dimaksud dengan gerakan tidak terduga, karena kejang atau gemetaran juga merupakan gerakan tidak terduga. Namun, ada beberapa gerakan umum yang dikhawatirkan orangtua, misalnya jika menangis ia akan 'melempar' punggungnya ke belakang. Hal tersebut merupakan habit/perilaku yang akan hilang, tetapi berisiko kepalanya terbentur sehingga ia perlu dijaga agar tidak cedera.

    Q

    Selamat siang. Bu dokter saya ingin bertanya. Di usia 1-3 tahun adalah masa emas pertumbuhan, bagaimana caranya kita tahu dan mengerti cara menjawab pertanyaannya melalui gerakan? Misalnya menangis, berteriak atau sedang tertawa. Benarkah setiap reaksi dan jawaban yang kita berikan akan berpengaruh pada tumbuh kembangnya kelak?

    A

    Bahwa reaksi kita terhadap setiap 'umpan' baik berupa bicara, perilaku, maupun tangisan anak dapat berpengaruh pada tumbuh kembangnya. Akan sangat baik apabila kita selalu merespon 'positif' terhadap hal yang dilakukannya, meskipun itu adalah hal yang tidak kita harapkan atau yang menurut kita kurang baik. Contohnya, bila ia menangis marah karena menginginkan sesuatu, kita bisa berespon dengan mengatakan, "Wah, suara adek keras juga ya! Ibu sampai kaget lho (dengan ekspresi kaget). Coba, Adek bisa nggak minta dengan manis sama Ibu?" Dengan demikian ia tidak merasa di'marah'i, tapi justru merasa ada support yang mengarahkan.

    Q

    Bagaimana ya menghadapi anak yang sering tantrum atau sering berguling-guling ketika meminta sesuatu dan juga cara menghadapi anak terlalu pendiam yang tidak suka bergaul? Adakah cara efektif untuk menghadapi hal tersebut?

    A

    yang pertama dengan mencari tahu dan pelajari penyebab anak-anak menjadi tantrum. Seharusnya yang paling mengerti anak-anak adalah Ibu dan Ayah mereka. Perhatikan gejala awal anak tantrum, alihkan perhatiannya. Perlihatkan sesuatu yang dapat menarik perhatiannya, atau ajak anak melakukan hal seru yang ia sukai, atau tawarkan untuk membacakan cerita. Jangan menyerah dan menuruti apa yang diinginkan anak. Jangan tertawakan anak yang sedang tantrum. Jangan respons keinginan anak sampai ia berhenti tantrum atau berteriak. Berikan pelukan dan ajak anak bicara setelah tantrumnya reda. Kita wajib menentramkan hati anak dan memberikan mereka pengertian tentang sikap-sikap yang baik, dan mengajari mereka cara mengungkapkan keinginan mereka dengan baik. Ajaklah mereka untuk mengatasi dan mengolah emosi mereka menjadi lebih baik. Semoga membantu Ibu

    Q

    Bagaimana cara mengasah perkembangan motorik 5 Star Kid? Dan bagaimana caranya agar anak gampang menangkap apa yang kita ajarkan?

    A

    Mengasah perkembangan motorik dapat dilakukan dengan berbagai cara sesuai dengan perkembangan usia. Namun, pada prinsipnya agar #5StarKid dapat memperoleh stimulasi optimal, yang terpenting adalah menjalin hubungan yang erat dan dekat sehingga ia memperhatikan apa yang kita ajarkan. Selain itu, ada juga anak yang tipe visual (cepat menangkap dengan melihat), auditorik (cepat menangkap dengan mendengar), dan beberapa tipe lainnya. Ada juga yang lebih menangkap apa yang diajarkan bila dipraktekkan. Kalau kita mengetahui tipe anak kita, akan lebih mudah bagi kita untuk 'masuk' agar ditangkap dengan baik. Dicoba ya

    Q

    Halo dr. Ariani, selamat sore. Saya mau bertanya, bagaimana cara melatik motorik halus dan kasar anak dengan sifat pendiam, agak pemalu dan sulit bergaul, agar pertumbuhannya optimal? Apakah anak yang kurang terlatih optimal motoriknya adalah tanda-tanda anak kurang sehat?

    A

    Anak yang pendiam dan pemalu bukan berarti motoriknya tidak baik lho. Bukan juga tanda-tanda kurang sehat, namun lebih merupakan sifat dan pembawaannya. Untuk #5StarKid yang demikian perhatian kita sebaiknya lebih besar dan waktu untuk mendampingi dan berkomunikasi lebih banyak, sehingga ia lebih berani mengungkapkan apa yang ada di hatinya. Tanyakan apa yang menjadi minatnya dan arahkan ia untuk menekuni hal yang disukainya.

    Q

    Anak saya (6 tahun) kidal. Saya perhatikan gerakan motorik kasarnya seperti melompat atau berlari sama bagusnya dengan temen-temennya yg normal, tapi gerakan motorik halusnya seperti menulis, mewarnai, menggunting, tugas menyulam anyaman, dll sangat tidak rapi dibanding teman-temannya. Apakah karena anak saya kidal? Dilingkungan saya, semua menyarankan anak saya pakai tangan kanan (misal saat diberi sesuatu, orang menyuruh dia pakai tangan bagus (tangan kanan). Bagaimana solusinya agar motorik halusnya juga berkembang baik?

    A

    Di Indonesia memang lingkungan kurang suportif bagi anak yang kidal, karena kadang dianggap kurang sopan untuk menggunakan tangan kiri. Padahal tangan kanan dan kiri sama baiknya dan sama pentingnya, sama-sama diberikan Tuhan. Besarkan hati anak dan beri support untuk menggunakan tangan kirinya dalam melakukan hal-hal yang berkaitan dengan motorik halus, misalnya menulis, mewarnai, menggunting, dll. Tapi boleh diajarkan untuk menggunakan tangan kanan saat memberikan sesuatu ke orang lain atau menyalami, agar ia tidak mengalami kesulitan dalam kehidupan sosial.

    Q

    Saat ini aku mempunyai balita usia 17 bulan, kebetulan sepupunya hampir sama usianya hanya berbeda 1 bulan. Namun, sepupunya sudah bisa mengikuti bila orang lain bicara, sedangkan anak saya baru bilang bunda, jatuh, ini, itu, dan ayah. Saya ingin tanyakan apakah faktor makanan berpengaruh terhadap perkembangan motoriknya? Padahal sering aku ajak bicara dan ia mengerti apa yang aku ucapkan.

    A

    Untuk usia 17 bulan, sudah cukup baik kalau ia bisa bicara beberapa kata bermakna. Nantinya antara usia 18-24 bulan, Ibu Devy akan tercengang sendiri melihat betapa cepatnya ia bertambah pintar. Bicara bukan hanya faktor motorik, namun juga kognitif. Faktor jenis makanan tidak terlalu berpengaruh, namun konsistensi makanan ada pengaruhnya. Apabila anak terlalu lama makan makanan yang terlalu halus di usianya, otot-otot mulut dan lidahnya menjadi kurang terlatih sehingga dapat berpengaruh terhadap bicara jug

    Q

    Mohon penjelasannya. Untuk mengetahui perkembangan motorik bisa dimulai sejak anak usia berpa ya, dok? Kemudian apa saja sih stimulan2 yg harus diberikan agar motorik anak bisa berkembang?

    A

    Perkembangan motorik sudah dimulai sejak #5StarKid lahir, dan terus bertambah dan semakin kompleks seiring dengan perkembangan usia. Untuk stimulasi berbeda-beda sesuai usia, namun pada prinsipnya diperlukan aktivitas-aktivitas yang melibatkan gerak. Jangan terlalu banyak main gadget ya!

    Q

    Saya mau bertanya: 1. Apa yang dimaksud perkembangan motorik itu? 2. Apa pentingnya mengerti perkembangan motorik pada anak? 3. Perkembangan motorik pada anak prasekolah/umur 4thn yang baik bagaimana? 4. Makanan apa yang bagus dan sehat untuk perkembangan motorik yg baik?

    A

    Perkembangan motorik adalah kemampuan gerak, baik gerakan besar (berjalan, berlari), maupun gerakan halus (menulis, mengancingkan baju). Penting sekali memahami perkembangan motorik pada anak, agar mengetahui apakah perkembangan motorik #5StarKid sesuai usia dan mengetahui sedini mungkin apabila terdapat keterlambatan. Untuk anak usia 4 tahun, alangkah baiknya apabila ia sudah bisa memembalkan bola ke dinding, sudah bisa menggunting mengikuti garis dengan rapi, mewarnai dengan rapi dalam garis. Tidak diperlukan makanan khusus, hanya makanan sehat saja .

    Q

    Saat ini usia anak saya 23 bulan, tapi untuk bicaranya blm lancar, cuma bisa mama, ayah, klo tdk mau cuma geleng2 aja klo mau dia mengangguk. Apa ya dok penyebabnya? Setiap hari saya selalu ajarin anak saya baca, menyanyi. Apa ada penyebab lain sehingga untuk bicaranya terlambat? Terima kasih.

    A

    Seringkali memang masalah stimulasi, terutama kalau ayah dan ibu bekerja. Apabila stimulasi yang diberikan sudah dirasa cukup baik, boleh coba dibawa ke ahli tumbuh kembang agar dapat dinilai secara lebih seksama ya. Perkembangan otak optimal hingga usia 5 tahun dan terbaik hingga usia 3 tahun, sehingga apabila ada keraguan perlu ditindaklanjuti sesegera mungkin.

    Q

    Anakku sekarang berusia 3 tahun 8 bulan, terkadang sikap dan pola pikirnya suka berubah dengan apa yang dilihat dan apa yang didengar. Anakku suka mengikuti setiap apa yang dilihat dan didengar. Apakah anakku ini super aktif atau tidak dalam sikap dan pola berpikir? Aku takut hal-hal buruk bisa ditiru juga. Apa yang harus dilakukan terhadap putriku? Terima kasih

    A

    Anak usia ini memang masih suka meniru apa yang dilihatnya, dan hal ini baik saja. Karena itu kita yang harus memberikan contoh yang baik agar kepribadian anak menjadi baik pula. Jangan sering marah-marah, mengeluarkan kata-kata yang kurang baik, apalagi berbohong (misalnya pura2 tidak ada saat ada telepon yang tidak diharapkan), agar #5StarKid tumbuh dan berkembang dengan contoh yang baik pula.

    Q

    Selamat sore dr. ariani dewi, saya kurang paham dengan perkembangan motorik,,yang pernah saya tangkap adalah memberi permainan melatih motorik anak seperti puzzle dll,,untuk dapat mengetahui motorik anak, anak tersebut harus sudah bisa apa ya?? Ada motorik halus dan kasar, tapi saya masih blm mengerti,mohon penjelasan'y. Terima kasih

    A

    1. Perkembangan motorik sebenarnya adalah perkembangan gerakan anak. Motorik kasar adalah gerakan yang terjadi sebagai bentuk koordinasi antara otak, sistem saraf, dan otot. Motorik halus adalah gerakan yang juga terkoordinasi, namun menggunakan otot-otot kecil dan halus yang ada di jari tangan, jari kaki, pergelangan tangan dan kaki, bibir, dan lidah. 2. Kemampuan motorik berkembang sejak lahir, dan semakin jelas mendekati usia satu tahun. Kemampuan ini bermacam-macam, misalnya

    Q

    Perkembangan Motorik itu meliputi apa saja dok? Adakah mainan atau kegiatan yg dapat menstimulasi motorik anak? Mainan atau kegiatan apa sajakah itu? Atas jawabannya saya ucapkan terima kasih.

    A

    Perkembangan motorik adalah perkembangan gerakan yang barusan saya jelaskan dengan lebih terperinci di pertanyaan Ibu Josephine di bawah ini. Banyak juga mainan atau kegiatan yang dapat menstimulasi motorik anak, namun bervariasi sesuai dengan usia. Anak yang sering diajak beraktivitas biasanya memiliki perkembangan motorik kasar maupun motorik halus yang lebih baik.

  • Bagaimana Cara Mengapresiasi 5 Star Kid Untuk Meningkatkan Kepercayaan Dirinya? - Nadia Mulya
    Sep 10, 2014
    +
    Q

    Anak saya Rafqi umur 3 tahun, baru masuk playgroup. Rafqi pemalu banget, ditanya susah jawab, dikelas pun mesti sama mama. Gimana carannya agar tidak seperti itu? Terima kasih

    A

    Memang setiap anak memiliki karakter yang berbeda. Ada yang dominan, ada yang pemberani dan ada yang pemalu. Tidak ada salahnya sama sekali memiliki karakter pemalu, bahkan banyak yang mengatakan anak yang pemalu itu lebih peka terhadap sekelilingnya, memiliki empati lebih tinggi dan pengamatan lebih tajam. Tinggal cara penanganannya. Untuk Rafqi, ia masih malu karena masih belum nyaman dengan playgrup dan memilih mengamati. Ia akan lebih percaya diri manakala ada 1 obyek atau 1 orang yang ia percaya. Misalnya seorang guru. Bahkan Ibu dapat membuatnya lebih nyaman dengan mengizinkannya membawa mainan favorit. Pokoknya apapun yang membuatnya nyaman. Selain itu, sisihkan waktu untuk mengajak Rafqi dan teman-temannya playdate atau bermain di luar lingkungan sekolah. Nanti kalau ia sudah punya "geng" teman pasti akan lebih pemberani lagi. Semoga bisa terjawab ya bu.

    Q

    Anak saya Shaquell usia 28 bulan, sikecil bisa dibilang aktif & berani. Walau diajak ditempat yang baru atau di komuni yg blum pernah dia kenal sama sekali, hanya waktu sebentar si kecil langsung bisa bergabung, percaya diri si kecil bisa dibilang luar biasa. Kadang saya sendiri merasa khawatir, krn sikapnya itu jika ditempat umum. Yang ingin saya tanyakan, bagaiman cara mengapresiasikan kepercayaan diri si kecil ini agar berdampak positif bagi dirinya? Dan tidak memmbuat si kecil terlalu over akan kepercay

    A

    Wah pasti banyak yang memuji Shaquell (what a nice name) pemberani. Tetapi di sisi lain kita sebagai orang tua khawatir, karena kok anak seperti tidak ada takut-takutnya. Ini sama dengan anak keduaku, Nuala. Dia bisa dengan santai menghampiri orang asing dan mengajaknya bicara. Akhirnya yang aku lakukan adalah semakin jeli mengawasi dan sedikit membuka kesadarannya ia akan "good people" dan "bad people". Memang harus hati-hati juga menceritakan mengenai hal negatif, jangan samapi anak trauma. Contoh, waktu sedang berbelanja di supermarket, ia asyik berkelana sendiri. Diam-diam aku ikuti sampai ia menyadari ia tersesat. Nuala sampai menangis, tetapi mau tidak mau aku harus membuatnya jera dan menyadari hal buruk bisa terjadi manakala ia terlalu berani bereksplorasi tanpa aku. Makanya sekarang setiap ia ingin melepaskan tanganku, ia pasti minta izin. Kadang-kadang kita harus tega memberikan sedikit efek jera, agar anak belajar sendiri. Semoga bisa membantu ya bu.

    Q

    Anak saya yg paling besar (9tahun) mempunyai nilai akademik yg baik, hafalan alqurannya juga bagus, tutur katanya terstruktur baik dan sopan. Tetapi kenapa dia gak pernah mau disuruh tampil seperti lomba pidato cilik, baca puisi, dll? Kami tidak pernah memaksa, hanya membujuk dan kalau kalah pun kami tetap memeluknya dan tetap memberikan reward. Mohon dibantu agar anak kami lebih percaya diri, terimakasih

    A

    Wah pasti ibu bangga ya. Yang menarik, kasus anak ibu mirip dengan kasus anak saya yang pertama, Nadine (8 tahun). Ia sangat berbakat dalam kesenian sehingga gurunya sering membujuknya untuk tampil di acara sekolah seperti menjadi MC (sama seperti mamanya katanya hehehe). Tetapi Nadine merasa tertekan setiap harus menghafalkan skrip. Nah hal terburuk adalah membuat anak trauma, walau kita sebagai orang tua tentu berusaha membuatnya nyaman. Yang aku coba lakukan adalah mencari bentuk lain kelebihannya (kesenian) yang membuatnya lebih nyaman tampil di muka umum (karena kepercayaan diri perlu dikembangkan di lingkungan diluar zona kenyamanan anak). Jadi aku me-leskan Nadine tari balet dan tari daerah. Ternyata oh ternayta, ia bersinar sekali saat menari di muka umum. Jadi terkadang kita harus lebih jeli mencari bentuk penyaluran bakatnya. Coba deh ajak anak ibu untuk melakukan performance yang lebih mengutamakan seni gerak dan bukan olah vokal. Selamat mencoba ya bu

    Q

    Anak saya usia 5 tahun. Dia trmasuk anak yang agak lambat perkembangannya dalam hal berbicara. Tapi dia termasuk anak yang PD suka refleks dengan sendirinya nyanyi-nyanyi di depan umum, walaupun dengan kata-kata yang kurang jelas dan sulit dimengerti. Sampai yang melihat/mendengar ketawa dia cuek aja gitu, malah makin kenceng suaranya. Masalahnya, ketika disuruh tampil di kelas / di depan keluarga malah ga mau, bahkan bisa sampe nangis. Saya jadi bingung, padahal setiap apapun yang dia lakukan saya selalu memberikan semangat, seperti tepuk tangan sambil bilang kakak hebat! Jadi pertanyaan saya, bagaimana agar si kecil mau dan PD ketika disuruh tampil di depan umum? Terima kasih

    A

    Kepercayaan diri berakar dari rasa security atau kenyamanan 5StarKid terhadap lingkungannya. Bila ia merasa terjamin, maka ia tidak ada beban pikiran dan dapat mengaktulisasikan rasa percaya dirinya. Terkadang kegagalan adalah salah satu trigger atau pemicu anak untuk mengumpulkan keberanian dalam dirinya, mengatasi masalah dan semakin percaya pada kemampuan dirinya. Untuk itu, ia harus merasa ibu akan selalu ada mendukungnya. Semoga membantu ya Ibu

    Q

    Selamat siang, sebagian besar orang tua memberikan apresiasi kepada anak dengan cara memberikan hadiah (reward). Tetapi, sebagian anak malah menjadi ketergantungan. Ia mau melakukan sesuatu karena ingin mendapat hadiah. Misalnya, anak mau menyelesaikan puasa sehari penuh ketika orang tua memberikan hadiah. Lalu bentuk apresiasi apa yang cocok dan pas untuk anak, sehingga anak semangat melakukannya tanpa ada rasa karena ingin mendapat sesuatu?‪

    A

    Hai ibu, betul sekali! #5StarKid butuh banyak motivasi, seperti ketika belajar merangkak, melempar bola, atau membuat gambar lingkaran. Tapi jangan obral pujian. Agar manakala berhasil melakukan suatu pencapaian, maka ia akan benar-benar menyadari apa yang ia lakukan memang patut dirayakan. Anak juga bisa merasakan ketika ibu “lebay” memuji dan justru menjadi kebal atau cuek terhadap pujian tersebut. Jangan puji anak jika dia melakukan sesuatu yang memang sudah seharusnya dia lakukan. Hadiah juga tidak akan ada artinya bila terlalu sering diberikan. Jadi bentuk apresiasi yang cocok adalah yang proporsional dengan apa yang dilakukannya. Misal bila puasa full, pantas sekali diberi reward. Apalagi ini adalah kegiatan yang tidak hanya relijius, tetapi membangun kedisiplinan dan hanya terjadi sekali setahun. Nanti semakin ia besar, semakin ia menyadari hakikat dari puasa dan tidak butuh reward lagi. Jadi baiknya reward itu diberikan di awal hingga si anak sudah menyadari manfaat internal daripada upayanya tersebut dan tidak lagi butuh apresiasi dari luar. Selamat mencoba ya bu.

    Q

    Saya seorang ibu beranak 2. Anak pertama berumur 3 tahun 2 bulan. Anak kedua berumur 2 bulan. Setelah anak ke2 saya lahir, dari hari ke hari anak pertama saya jadi kurang percaya diri, lebih tepat'nya seperti minder gitu dalam segala hal. Saya jadi bingung harus melakukan langkah apa. Bagaimana atau langkah-langkah apa yang harus saya lakukan untuk mengembalikan percaya diri anak pertama saya dan membuat dia agar tidak minder lagi dengan keadaan ini? Terimakasih

    A

    5 StarKid butuh banyak motivasi, seperti ketika belajar merangkak, melempar bola, atau membuat gambar lingkaran. Tapi jangan obral pujian. Agar manakala berhasil melakukan suatu pencapaian, maka ia akan benar-benar menyadari apa yang ia lakukan memang patut dirayakan. Anak juga bisa merasakan ketika ibu “lebay” memuji dan justru menjadi kebal atau cuek terhadap pujian tersebut. Jangan puji anak jika dia melakukan sesuatu yang memang sudah seharusnya dia lakukan. Berikanlah arahan bakat/hobi sesuai kemampuan usianya. Ketika anak diberi kesempatan untuk memilih apa yang dia inginkan sejak usia dini, anak akan memiliki kepercayaan diri terhadap keputusan yang telah diambilnya. Tentu saja, anak senang memegang kendali, tapi memiliki kendali berlebihan juga bisa menjadi masalah. Misal untuk makan siang #5StarKid yang berusia 3 tahun, jangan tanyakan ia mau makan apa, tapi berikan pilihan, misal antaranasi atau bakmi atau pasta. Semoga membantu ya Bu